Buku Kiri: Jebakan Liberalisasi

Pada masa Orde Baru hingga saat ini, liberalisasi ekonomi Indonesia masih saja terjadi hampir tanpa hambatan. Padahal jelas terbukti di negara mana pun di dunia, liberalisasi yang tidak dikelola dengan baik―melalui penyediaan perangkat hukum dan prasyarat memadai lainnya―hanya akan menciptakan ketergantungan ekonomi. Sebagian besar industri dalam negeri, terutama sektor-sektor penting yang menguasai hajat hidup orang banyak, bakal dikuasai oleh asing, dan utang—meskipun telah dicicil—akan terus bertambah banyak. Akibatnya, kekayaan alam yang melimpah tetap tidak mampu memakmurkan rakyat karena sebagian besar justru dinikmati asing.

Dari sisi kedaulatan, kita hampir sama sekali tak mampu mengambil kebijakan-kebijakan ekonomi-politik penting tanpa tekanan internasional. Kasus penjualan perusahaan-perusahaan negara, eksplorasi ladang-ladang minyak, dan kasus-kasus lainnya hampir selalu terjadi karena tekanan pihak eksternal. Bagi setiap orang yang masih mampu berpikir jernih, keseluruhan cerita ini tentu mengoyak harga diri kita sebagai bangsa.

Bagaimana kita bisa keluar dari jebakan liberalisasi yang “ditawarkan” oleh lembaga-lembaga ekonomi internasional dan instrumen mereka?

Buku indie kali ini berupaya mengurai proyek-proyek liberalisasi yang dilakukan selama Orde Baru dan kepemimpinan lima presiden di era Reformasi. Sebagai perbandingan, penulis memberikan contoh-contoh kasus liberalisasi dan perlawanan terhadapnya di Amerika Latin dan Cina, serta upaya-upaya yang bisa kita lakukan untuk mencari jalan guna mewujudkan kepentingan nasional di tengah arus liberalisasi global. Buku “kiri” ini bukan hanya kiri secara gagasan, tapi juga kiri dalam cara publikasi. Buku ini diterbitan secara mandiri oleh penulisnya bekerjasama dengan Indie Book Corner. Jika kamu ingin mendapat bukunya bisa menghubungi indiebook@yahoo.com atau dapatkan di toko-toko buku terdekat.

Data Buku:
Judul         : Jebakan Liberalisasi
Penulis       : Yoseph Umarhadi
Penyunting    : Wendratama
Proof Reader  : Puji Rianto
Desain Sampul : Octora Guna Nugraha
Tata Letak    : Irwan Bajang
Jumlah hal    : 134 hal

Tentang Irwan Bajang

Penulis dan Editor. Juru masak pedans ultraortodoks
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s