Mafia Terakhir

Kalau mendengar kata mafia” sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga kita. Lihat saja kasus-kasus mafia hukum dan pajak seperti yang dialami Gayus Tambunan atau Susno Duadji. Tapi kali ini kita tidak akan membahas dua orang itu, karena ada satu lagi cerita mafia yang jauh lebih keren! Inilah dia: Mafia Terakhir. Buku indie kali ini mengisahkan tentang kekonyolan seorang lelaki bernama M. Fadly Darmawan alias Dhidy, ia adalah mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian (yang lebih keren disebut Agribisnis) Universitas Hasanuddin angkatan 1997.

Polah lelaki dengan bobot 102 kg, tinggi 170 cm, wajahnya lebar dan sedikit polos tak berdosa dihiasi dua bola mata yang hitam bersih ini kocak banget! Dhidy merasa terancam karena jika semester berikutnya ia tidak lulus, maka ia akan didepak dari kampusnya. Bersama E-LUMUT −kelompok persaudaraan yang dibina Dhidy bersama ketujuh sahabatnya satu kampus− ia belajar keras untuk bisa lulus satu mata kuliah yang paling dibencinya karena hitung-hitungannya. Pun ada satu dosen yang paling killer juga menjadi penghambat Dhidy karena dosen itu bertugas menjaga ujian mata kuliah yang paling dibenci Dhidy. Kemungkinan untuk mencontek atau membuat contekan sangatlah kecil.

Berbagai kisah menarik dan lucu menghiasi usaha Dhidy yang sangat menggemari vespa untuk lulus. Masalah percintaannya yang sering gagal pun dihadirkan di buku ini. Ia tercatat sudah sembilan belas kali dia “menembak” gadis dan syukurlah hanya tujuh belas kali dia gagal. Nah, apakah Dhidy berhasil lulus, ataukah ia harus berlapang dada untuk didepak dari kampusnya? Bacalah buku indie ini, yang hanya diterbitkan terbatas dan juga beredar terbatas.

Data Buku

Judul                  : Mafia Terakhir
Penulis               : Faizal Rizal Zaenal
Penerbit            : http://www.indiebook.co.cc
Penyunting       : Anita Sari
Proof Reader    : Anindra Saraswati
Desain Sampul : Leo Baskoro
Tata Letak        : IBC Team Work
Jumlah hal        : 160 hal

Tentang Irwan Bajang

Penulis dan Editor. Juru masak pedans ultraortodoks
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s