Buku Indie: 8 Penyair Berpuisi

Delapan penyair muda berkumpul dalam “Teka-Teki tentang Tubuh dan Kematian”

Buku puisi ini ditulis oleh delapan orang penyair. Tentu saja mereka punya gaya, style, corak dan tema yang berbeda dalam menulis puisi mereka.
Delapan penyair itu adalah: Bernard Batubara, Dea Anugrah, Eko Putra, Galih Pandu Adi, Pringadi Abdi Surya, Rozi Kembara, Steven Kurniawan, dan Syaiful Bahri. Mereka sepertinya sedang mencoba untuk lebih memperkenalkan diri lewat karya-karya yang memiliki cirinya khas masing-masing.

Seperti buku-buku indie lainnya yang diterbitkan oleh Indie Book Corner, buku ini tidak diperjual belikan di toko buku, melainkan dijual dari tangan ke tangan baik offline maupun online. Pembelian bisa lewat 08998070696. Harga: Rp30.000,- belum termasuk ongkos kirim.

Sebagaimana lampu tiba-tiba mati
tiba-tiba hidup kembali. puisi tiba-tiba
sulit ditulis tiba-tiba menulis sendiri

seperti saat-saat begini saat-saat mati lampu
tak ada yang mampu aku lihat kecuali bayanganmu
sementara tanganku tak perlu memegang pensil
juga penghapus cukup ditaruh di atas selembar kertas kecil

tiba-tiba lampu hidup kembali dan puisi tiba-tiba jadi
bayanganmu lenyap pergi lewat listrik yang mengalir lagi

Sebagaimana lampu tiba-tiba mati
tiba-tiba hidup kembali. puisi tiba-tiba
sulit ditulis tiba-tiba menulis sendiri

seperti saat-saat begini saat-saat hidup lampu
apa pun mampu aku lihat kecuali bayanganmu

Tentang Irwan Bajang

Penulis dan Editor. Juru masak pedans ultraortodoks
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s